Home Sempoyongan Deteksi Kondisi Jantung dengan Holter Monitor
Deteksi Kondisi Jantung dengan Holter Monitor PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Sabtu, 13 Desember 2008 17:36
Deteksi Kondisi Jantung dengan Holter Monitorholter.jpg


Saat kita sedang beraktivitas, terkadang sering terjadi keluhan  dada berdebar agak kencang hingga sampai nyeri. Bahkan bisa juga sampai sempoyongan

. Kondisi ini mungkin saja terjadi  di kantor, waktu makan, olahraga, saat presentasi, rapat, ketika emosi dan sedang tidur.
Dan ketika datang ke dokter justru keluhannya tidak timbul sama sekali. Saat dilakukan pemeriksaan fisik atau EKG dan treadmill, malah tidak terlihat adanya kelainan. Tak jarang dokterpun kesulitan menentukan diagnosis atau menyatakan sehat si pasien.
Namun pasien yakin jika dirinya ada masalah dengan kesehatan, karena keluhan berdebar, sempoyongan, sesak nafas atau nyeri dada tetap dialami. Biasanya, pasien akan pergi dari dokter satu ke dokter yang  lain untuk mendapatkan kepastian.
Berdasarkan survei, terdapat sekitar 30% pasien mengalami keluhan seperti ini. Sebagian besar dari mereka mengalami depresi, dari ringan sampai berat.  Sebab kondisi kesehatannya yang tidak kunjung sembuh.

 


Merekam 24 jam

Holter monitor merupakan alat yang dapat merekam keadaan jantung selama 24 sampai 72 jam. Alat yang ukurannya sebesar handphone ini dapat disimpan disaku baju, saku celana atau diikatkan dipinggang dan kabelnya ditempelkan didada.
Holter monitor merupakan EKG kecil yang dapat dibawa kemana-mana oleh pasien selama 24 jam. Dengan menggunakan  alat ini, kita dapat mengetahui apakah ada kelainan denyut jantung, apakah terdapat gangguan aliran darah ke otot jantung (iskemi miokard) atau aritmia yang dapat mengancam nyawa (transient VT/SVT), apakah keluhan berdebar hingga nyeri dada ada hubungannya dengan jantung. Hal-hal tersebut dapat diketahui.
Alat  ini juga bisa dipakai untuk menilai apakah obat yang telah diberikan dokter untuk gangguan irama jantung, atau iskemi atau penyempitan pembuluh darah jantung, sudah bekerja secara optimal atau belum.
Dengan alat ini tentu akan sangat membantu dokter untuk menegakkan diagnosis pada kasus-kasus tertentu, sehingga keluhan pasien dapat teratasi. Namun tidak semua pasien perlu menggunakan alat ini. Dalam hal ini, tentu dokter akan menentukan apakah seseorang perlu memakai alat ini atau tidak.
Holter monitor, sering juga disebut EKG monitor 24 jam. Alat ini dapat menilai kebutuhan pasien dalam aktivitas kesehatan, baik saat tidur, olahraga, makan, menangis, tertawa bahkan hubungan seks sekalipun. Begitu hebatnya alat ini, ada yang menyebutnya si kecil yang genius. (ingin tahu lebih jauh : klik disini)

Sumber : Dr. H.M. Edial Sanif, Sp.JP., FIHA. Mitra Dialog. Desember, 2008.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 07 September 2009 19:32
 

MALALARADIO 105.2 FM