Home Obat-obatan Orlistat Menurunkan Kolesterol Total, LDL dan Tekanan Darah
Orlistat Menurunkan Kolesterol Total, LDL dan Tekanan Darah PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 18 September 2008 05:33
Orlistat Menurunkan Kolesterol Total, LDL dan Tekanan Darah 


                019a_th.jpgOrlistat Menurunkan KOrlistat, yang merupakan penghambat lipase pencernaan; sibutramine, yang merupakan monoamine reuptake inhibitor  yang bekerja sentral; dan rimonabant, yang merupakan antagonis reseptor endocannabinoid, telah mendapatkan persetujuan untuk dugunakan dalam penatalaksanaan terapi obesitas. Angka kajadian obesitas semakin lama semakin meningkat dengan munculnya berbagai obat anti obesitas baru, sehingga diperkirakan penggunaan obat-obat ini juga akan semakin meningkat.

 
Pasien yang mengalami obesitas sering sisertai dengan tekanan darah tinggi dan kadar koleterol yang tinggi dan keduanya ini merupakan faktor-faktor utama terjadinya penyakit kardiovaskular.

Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh dr. Diego Bellido Guerrero dan rekan dari Department of Endocrinology and Nutrition, Architect Marcide Hospital, La Coruña, Spanyol, diketahui bahwa orlistat, obat anti obesitas, dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol total dan kolesterol LDL lebih baik dibandingkan dengan rimonabant, sibutramine dan placebo. Hasil penelitian ini dipresentasikan pada European Congress on Obesity (ECO) yang ke 16.

Dari penelitian ini juga diketahui bahwa ketiga obat ini, orlistat, rimonabant dan sibutramine efektif menurunkan berat badan, namun orlistat lebih baik dalam menurunkan tekanan darah. Sibutramine dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan rimonabant dapat meningkatkan kolesterol total dan kolesterol LDL.

Penelitian yang dilakukan oleh dr. Bellido dan rekan adalah: meta-analisis, dengan memilih 27 penelitian tersamar ganda, acak, kontrol-plasebo, yang mana penelitian-penelitian yang dipilih ini:
  • Paling tidak berlangsung 1 tahun atau lebih
  • Telah dilakukan pada jangka waktu 5 tahun terakhir
  • Dipertimbangkan memiliki kualitas yang baik.
  • Melibatkan pasien dengan umur 18 atau lebih, memiliki BMI 30 kg/m2 atau lebih, atau BMI 27 kg/m2 atau lebih dengan 1-2 faktor komorbid yang berhubungan dengan obesitas.
Tujuan : Mengevaluasi pengaruh pemberian orlistat, rimonabant dan sibutramine terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kadar koleterol pada pasien obesitas

Terapi  : Orlistat; Rimonabant; Sibutramine atau plasebo

Hasil penelitian :
Perbandingan penurunan tekanan darah rata-rata     Orlistat                                 plasebo

¯ Tekanan darah sistolik rata-rata

-1.79 mmHg

-0.66 mmHg

¯ Tekanan darah diastolik rata-rata

-2.81 mmHg

1.03 (­) mmHg

Orlistat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata lebih baik dibandingkan plasebo

                                                                                  Rimonaban                            Plasebo
¯ Tekanan darah sistolik rata-rata

-0.61 mmHg

-0.93 mmHg

¯ Tekanan darah diastolik rata-rata

-0.21 mmHg

-0.30 mmHg

Plasebo menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata lebih baik dibandingkan dengan Rimonabant


                                                                                     Subtramine                              Plasebo
Tekanan darah sistolik rata-rata

+4.35 mmHg

+1.64 mmHg

­ Tekanan darah diastolik rata-rata

-0.15 mmHg

-0.48 mmHg

Sibutramine meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata lebih besar dibandingkan dengan plasebo

  • Orlistat mengurangi kolesterol total 32.84 mg/dL dan menurunkan kolesterol LDL 30.61 mg/dL, yang lebih baik bermakna dibandingkan dengan plasebo (nilai p<0.001)
  • Sibutramine mengurangi koleterol total 3.78 mg/dL dan kolesterol LDL 3.36 mg/dL dan juga meningkatkan HDL 5.25 mg/dL.
  • Rimonabant meningkatkan kolesterol total 3.09 mg/dL dan kolesterol LDL 1.90 mg/dL. Tapi rimonabant juga meningkatkan kadar HDL 8.22 mg/dL.
  • Kadar HDL relatif stabil pada pasien yang diterapi menggunakan orlistat, dengan penurunan ringan 0.63 mg/dL.
Para ahli dalam penelitian ini mengatakan bahwa orlistat dapat menurunkan tekanan darah lebih baik pada pasien obesitas dibandingkan dengan rimonabant dan sibutramine, dan juga terjadi penurunan kadar kolesterol total dan LDL.

Selain menurunkan berat badan, orlistat dapat menurunkan risiko terjadinya hipertensi.
Dalam penelitian lainnya dikatakan bahwa orlistat juga dapat menurunkan angka kejadian diabetes dan memperbaiki kontrol glikemik pada pasien diabetes.

Kesimpulan:

  • Dibandingkan dengan rimonabant dan sibutramine, orlistat dalam meta-analisis yang dilakukan dapat menurunkan tekanan darah, kadar lemak total dan kadar LDL lebih baik.
  • Dibandingkan dengan rimonabant dan sibutramine, orlistat tidak berpengaruh bermakna terhadap kadar HDL
(sumber : kalbe.co.id).






 

MALALARADIO 105.2 FM