Home Obat-obatan Succinobucol : obat antioksidan dengan kemampuan anti inflamasi
Succinobucol : obat antioksidan dengan kemampuan anti inflamasi PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 18 September 2008 05:20
  Succinobucol : obat antioksidan dengan kemampuan anti inflamasi 

010a_th.jpgSuccinobucol
merupakan obat antioksidan dengan kemampuan anti inflamasi. Succinobucol telah memperlihatkan kemampuan menyebabkan regresi arterosklerosis.

Dalam penelitian ARISE (Aggressive Reduction of Inflammation Stops Events) yang dilakukan oleh dr. Jean-Claude Tardif dan rekan dari Montreal Heart Institute, Quebec, Kanada, diteliti mengenai pengaruh pemberian succinobucol terhadap outcome kardiovaskular pada 6144 pasien yang menderita Sindroma Koroner Akut (SKA) pada satu tahun sebelumnya.

• Penelitian : Fase 3, acak, tersamar ganda, control placebo
• Penelitian melibatkan : 261 senter di 4 negara
• Jumlah pasien : 6144 pasien dengan SKA 1 tahun sebelumnya
• Terapi : Succinobucol 300 mg, sehari (n=3078) atau plasebo (3066).
• Endpoint :
Primer: Gabungan dari

  • Kematian kardiovaskular
  • Henti jantung resusitasi
  • Infark Miokard
  • Stroke
  • Angina tidak stabil
  • Revaskularisasi koroner
Sekunder

  • Gabungan endpoint primer dengan kematian karena semua sebab
  • Gabungan endpoint primer tanpa revaskularisasi koroner atau angina tidak stabil
• Follow up : 24 bulan
• Hasil penelitian:
Terapi menggunakan succinobuccol tidak mempengaruhi endpoint primer gabungan
Endpoint sekunder:



                                                                                kel succinocucol                                  kel.plasebo                                Hazard ratio dan nilai p


Endpoint Sekunder

Lebih sedikit dibanding plasebo

Lebih banyak
dibandingkan
dengankelompok succinobucol

hazard ratio [HR]=0.81, p=0.029

Terjadinya penyakit diabetes

>

>>>

HR=0.37, p<0.0001

Frekuensi terjadinya New   onset atrial fibrillation

>

>>>

HR=1.87, p=0.0002

Drop out karena efek samping

252

112

p<0.001

Efek samping perdarahan

11%

6%

p<0.0001

Efek samping anemia

7%

4%

p<0.0001

Sedangkan data tambahan yang dapat kami sampaikan mengenai penelitian ARISE



Dr. Tardif dan rekan mengomentari penelitian ARISE dalam The Lancet, bahwa walaupun succinobucol tidak memberikan pengaruh pada endpoint primer, namun dapat mengurangi endpoint sekunder gabungan kematian karena kardiovaskular, infark miokard dan stroke. Selain itu mereka menambahkan bahwa succinobucol dapat memperbaiki kontrol glikemia pada pasien dengan diabetes, serta mengurangi terjadinya angka kejadian diabetes baru. Mereka mengatakan perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui outcome klinik lainnya pada pasien dengan aterosklerosis maupun posisi obat ini sebagai obat yang dapat anti-diabetik

Kesimpulan:

  1. Penambahan succinobucol pada terapi standar pada pasien dengan SKA tidak mengurangi endpoint primer
  2. Pemberian succinobucol mengurangi kejadian endpoint sekunder, mengurangi angka kejadian baru diabetes
  3. Pemberian succinobucol menyebabkan drop out lebih tinggi karena efek samping dibandingkan dengan kolompok plasebo. Namun untuk keseluruhan efek samping, kedua kelompok tidak berbeda bermakna.
  4. Pemberian succinobucal tampakna disertai dengan peningkatan kejadian gagal jantung
  5. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui pengaruh pemberian succinobucol pada pasien dengan arterosklerosis, diabetes, serta pengaruhnya terhadap gagal ginjal


 

MALALARADIO 105.2 FM