Home Ginjal Ginjal
Ginjal PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 12 September 2008 00:40
Ginjal terletak tepat di bawah tulang iga terbawah. Ginjal berbentuk seperti kacang koro dan berjumlah sepasang. Unit terkecil ginjal adalah nephron, normalnya berjumlah lebih dari sejuta dalam ginjal manusia

. Nephron berperan penting dalam tubuh. Jika terjadi kerusakan pada nephron, maka ginjal-pun tidak dapat berfungsi dengan baik. Nephron berfungsi untuk mengatur air dan zat-zat yang dapat larut (terutama elektrolit), dengan cara menyaring darah, membuang racun, dan mengirimkan berbagai zat yang diperlukan tubuh melalui darah.

Gangguan ginjal ada yang bersifat sementara (dapat pulih) dan kronis. Dikatakan kronis, karena ginjal tidak lagi berfungsi sebagaimana yang seharusnya. Umumnya dikenal dengan gagal ginjal. Ginjal dapat rusak karena banyak cara. Banyak orang  mengalami kerusakan ginjal (sudah kehilangan sebagian besar fungsinya), tanpa mengalami gejala. Semua berjalan normal. Mereka baru akan merasakan gejalanya jika berada dalam tingkat akhir, yang sudah terlambat untuk menyembuhkannya. Faktor resiko gangguan ginjal :
  • Menderita tekanan darah tinggi
  • Menderita penyakit kencing manis
  • Menderita penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Secara keturunan potensial menderita tiga penyakit atau gangguan di atas
  • Salah satu anggota keluarga terkena penyakit ginjal
  • Berusia lebih dari 60 tahun
  • obesitas dan kelebihan lingkar pinggang (laki-laki = 90 cm, wanita = 80 cm)
  • Resiko akan bertambah jika Anda memiliki batu ginjal, infeksi saluran kemih (lebih sering diderita oleh wanita) yang berlangsung lama, dan sering menggunakan obat anti radang dan anti nyeri, sakit lupus, otoimun, berat badan lahir rendah
  • Jumlah air yang diminum per harinya tidak mencukupi kebutuhan yang diperlukan tubuh
  • Diet yang tidak seimbang (mengkonsumsi protein dalam kadar tinggi secara terus menerus)
  • Diet tinggi purin (kadar asam urat yang tinggi akan mengganggu ginjal)

Beberapa fungsi ginjal :
  • Mengatur konsentrasi dan membuang kelebihan air di dalam dan yang keluar dari tubuh.
  • Membuat hormon yang berfungsi mengatur pembentukan sel darah merah, tekanan darah, dan penyerapan kapur / kalsium dan lalu mengaturnya.
  • Mengatur jumlah garam, bahan kimia yang beredar di seluruh tubuh.
  • Mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, asam basa.
  • Membuang bahan sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh.

Berapa tanda yang dapat mengarah pada penyakit ginjal, antara lain :
  • Perubahan pada jumlah dan frekuensi air kencing.
  • Penderita biasanya sering sekali buang air kecil di malam hari (umumnya)
  • Susah buang air kecil
  • Urin berbuih
  • Urin berwarna pekat
  • Urin disertai dengan darah (jika sudah parah)
  • Lemas, susah tidur, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, gatal-gatal, sesak, mual, dan muntah
  • Wajah, tangan, kaki, dan pergelangannya bengkak
  • Kelopak mata bengkak pada saat bangun di pagi hari
  • Sering merasa sangat haus

Cara mencegahnya :
  • Hindari penyakit diabetes (kencing manis), dan hipertensi (darah tinggi)
    Seringkali orang berfikir  bahwa obat merusak ginjal. Anggapan tersebut memepengaruhi perilaku mereka yang kemudian tidak minum obat yang diberikan dengan takaran yang tepat.Padahal obat tersebut diberikan untuk mengatasi diabetes dan hipertensi, yang jika semuanya berjalan normal akan membantu menjaga ginjal dengan baik. Tekanan darah tidak boleh lebih dari 130. Dikenal ada 2 jenis hipertensi, hipertensi esensial (disebabkan keturunan), hipertensi sekunder (salah satunya disebabkan karena penyakit ginjal). Hipertensi esensial dapat dikendalikan dengan menurunkan berat badan, mengurangi garam, tidak merokok, dan minum obat sesuai anjuran dokter.
  • Lakukan general check up tiap tahunnya
    Lakukan pengukuran darah, pemeriksaan fungsi ginjal, gula darah, kadar kolesterol, kadar darah dan proten dala urin, kadar urea dan kreatinin dalam darah. Hidauplah dengan pola makan yang sehat dan seimbang.
  • Minum air sesuai dengan yang diperlukan oleh tubuh
    Disarankan untuk minum delapan gelas cairan (air, jus, kuah sayur, dan lainnya). Dengan mengkonsumsi air yang cukup setiap harinya maka akan membantu ginjal dalam fungsinya membuang
    racun, melalui urin. Namun jika memiliki gangguan ginjal, maka disarankan untuk membatasi sesuai dengan kemampuan ginjal. Cairan yang keluar harus sesuai dengan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh. Minum tujuh liter per hari sangat berlebihan untuk tubuh, akan membahayakan ginjal jika cairan yang masuk tidak seimbang dengan cairan yang keluar. Untuk melihat apakah air yang diminum sudah cukup atau belum, dapat dilihat dari warna urin. Jika urin berwarna kuning tua dan pekat artinya cairan yang Anda minum masih kurang.
  • Lakukan tes yang penting untuk melihat kondisi ginjal
    Lakukan pemeriksaan pada urin, periksakan darah, pemeriksaan radiologist dan biopsi ginjal.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 02 April 2009 19:14
 

MALALARADIO 105.2 FM